Tajwid surat Al Kafirun dan penjelasannya

2 min read

Tajwid surat Al Kafirun
Advertisements

Assalaamu’alaikum, Hallo sobat Piqsel Studio, pada artikel ini admin akan menguraikan hukum tajwid surat Al Kafirun ayat 1-6. Pada artikel sebelumnya sudah dibagikan hukum tajwid surat An Nasr

Dalam surat Al Kafirun, terdapat beberapa hukum tajwid antara lain: Mad jaiz munfashil, Alif lam qomariyah, Qolqolah, Mad ‘aridl lissukun dan sebagainya.

Silahkan baca artikel ini sampai selesai agar dapat mengetahui hukum tajwid yang ada dalam surat Al Kafirun ayat 1-6.

اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ يٰۤاَ يُّهَا الْكٰفِرُوْنَ
qul yaaa ayyuhal-kaafiruun

“Katakanlah (Muhammad), Wahai orang-orang kafir!”
(QS. Al-Kafirun 109: Ayat 1)

لَاۤ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَ 
laaa a’budu maa ta’buduun

“Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,”
(QS. Al-Kafirun 109: Ayat 2)

وَلَاۤ اَنْـتُمْ عٰبِدُوْنَ مَاۤ اَعْبُدُ
wa laaa angtum ‘aabiduuna maaa a’bud

“dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,”
(QS. Al-Kafirun 109: Ayat 3)

وَلَاۤ اَنَاۡ عَا بِدٌ مَّا عَبَدْ تُّمْ
wa laaa ana ‘aabidum maa ‘abattum

“dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,”
(QS. Al-Kafirun 109: Ayat 4)

وَ لَاۤ اَنْـتُمْ عٰبِدُوْنَ مَاۤ اَعْبُدُ
wa laaa angtum ‘aabiduuna maaa a’bud

“dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.”
(QS. Al-Kafirun 109: Ayat 5)

لَـكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ
lakum diinukum wa liya diin

“Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”
(QS. Al-Kafirun 109: Ayat 6)

Tajwid surat Al Kafirun ayat 1

قُلْ يٰۤاَ يُّهَا الْكٰفِرُوْنَ

Nama tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Mad Jaiz munfashil, sebab mad ashli bertemu huruf alif pada kata yang lain.
  2. Panjang mad jaiz munfashil antara 2-5 harakat.
  3. Alif lam qomariyah, sebab alif lam bertemu huruf kaf.
  4. Mad ashli, sebab ada fathah berdiri.
  5. Panjang mad ashli adalah 1 alif atau 2 harakat.
  6. Mad ‘aridl lissukun, sebab mad thabi’i bertemu huruf hidup dan bacaannya waqaf.
  7. Panjang mad ‘aridl lissukun antara 2-6 harakat.

Mad Jaiz munfashil di surat Al kafirun

لَاۤ اَعْبُدُ مَا

Nama tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Mad Jaiz munfashil, sebab mad thabi’i (alif fathah) bertemu alif pada kata yang lain.
  2. Panjang mad jaiz munfashil antara 2-5 harakat.
  3. Mad thabi’i, sebab huruf alif disukun oleh fathah.
  4. Panjang mad thabi’i adalah 1 alif atau 2 harakat.

تَعْبُدُوْنَ

Nama tajwid pada kata diatas adalah Mad ‘aridl lissukun, sebab mad thabi’i bertemu huruf hidup dan bacaannya waqaf.

Ikhfa haqiqi di surat Al Kafirn

وَلَاۤ اَنْـتُمْ عٰبِدُوْنَ

Nama tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Mad jaiz munfashil, sebab mad thabi’i bertemu huruf alif pada kata yang lain.
  2. Ikhfa haqiqi, sebab nun sukun bertemu huruf ta.
  3. Idzhar syafawi, sebab mim sukun bertemu huruf ‘aib.
  4. Mad ashli, sebab ada fathah berdiri.
  5. Mad thabi’i atau mad ashli, sebab huruf wawu disukun oleh fathah.

مَاۤ اَعْبُدُ

Nama tajwid pada kata diatas adalah:

  1. Mad jaiz munfashil, sebab mad thabi’i bertemu alif pada kata yang lain.
  2. Qolqolah kubra, sebab huruf Dal sukun karena diwaqafkan.

Idgham bighunnah di surat Al KAfirun

وَلَاۤ اَنَاۡ

Nama tajwid pada kata diatas adalah mad thabi’i yaitu huruf alif disukun oleh fathah sesudah huruf lam. Sedangkan huruf alif sesudah huruf nun tidak dibaca panjang.

عَا بِدٌ مَّا

Nama tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Mad thabi’i, sebab huruf alif disukun oleh fathah.
  2. Idgham bighunnah, sebab tanwin bertemu huruf mim.
  3. Mad thabi’i, sebab huruf alif difathah.

عَبَدْ تُّمْ

Nama tajwid pada kata diatas adalah Idgham Mutajanisain, sebab bertemunya 2 huruf yang sama makhraj tetapi beda sifatnya, yaitu huruf Dal bertemu huruf Ta. Cara membacanya adalah memasukkan huruf yang pertama kedalam huruf yang kedua sehingga menjadi 1 huruf dalam pengucapan bukan dalam penulisan.

Idzhar syafawi di surat Al Kafirun

وَ لَاۤ اَنْـتُمْ عٰبِدُوْنَ

Nama tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Mad Jaiz Munfashil, sebab mad thabi’i bertemu huruf alif pada kata yang lain.
  2. Ikhfa haqiqi, sebab nun sukun bertemu huruf ta.
  3. Idzhar syafawi, sebab mim sukun bertemu huruf ‘ain.
  4. Mad thabi’i, sebab huruf wawu disukun oleh dlommah.

مَاۤ اَعْبُدُ

Nama tajwid pada kata diatas ada 2 yaitu:

  1. Mad jaiz munfashil, sebab mad thabi’i bertemu huruf alif pada kata yang lain.
  2. Qolqolah kubra, sebab huruf Dal sukun karena diwaqafkan.

Mad thabi’i di surat Al Kafirun

لَـكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ

Nama tajwid pada kalimat diatas adalah:

  1. Idzhar syafawi, sebab mim sukun bertemu huruf Dal.
  2. Mad thabi’i, sebab huruf ya disukun oleh kasrah.
  3. Idzhar syafawi, sebab mim sukun bertemu huruf wawu.
  4. Mad ‘aridl lissukun, sebab mad thabi’i bertemu huruf hidup dan bacaannya waqaf.
  5. Panjang mad ‘aridl lissukun antara 2-6 harakat.

Kesimpulan

Setelah membaca artikel diatas hukum tajwid yang ada dalam surat Al Kafirun ini letaknya diulang-ulang, sehingga dapat memudahkan bagi kita dalam mempelajari dan menghafalnya.

Perlu diperhatikan pada ayat ke 6 masih banyak yang salah membacanya, dalam kata Lakum diinukum wa liya diin, huruf mimnya tidak boleh dibaca dengung, sebab hukumnya adalah Idzhar syafawi, jadi harud dibaca jelas.

Demikianlah hukum tajwid surat Al Kafirun ayat 1-6, semoga bermanfaat.

Tajwid surat Al Lail ayat 1-10

Admin
1 min read

Tajwid surat Ad Dhuha

Admin
2 min read

Perbedaan Zoom dan Google Meet

Admin
1 min read

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: